Helm merupakan perlengkapan wajib bagi semua pengendara motor. Bukan karena undang-undang, tapi karena kebutuhan pengamanan ‘batok kepala’ yang notabene merupakan anggota badan yg paling vital dengan keselamatan jiwa pengendara. Oleh karena itu, jangan sembarangan dalam memilih helm. Berikut, akan kita diskusikan berbagai pertimbangan dalam memilih helm yang paling ’sesuai’ dengan kepala kita. Tidak semua buah pikiran sendiri, sebagain besarnya adalah tulisan kawan blogger lain yg terlebih dulu menulis tips-nya…

Aspek Estetika

Duuhhh,.. kok kafebiker selalu berpikir begitu? Iya, betul .. selain sebagai piranti keselamatan, jangan lupa aspek estetis penggunaan helm. Apapun aksesoris dan/atau perlengkapannya, aspek estetis selalu bisa diterapkan. Coba ingat kembali type dan warna motor anda, jaket yg paling sering anda pakai, bayangkanlah type dan warna helm yang jika dipakai bisa matching dengan type&warna motor dan pakaian anda. Bisa bayangkan, helm full face ala Rosi dipakai untuk Honda C70 ..  :D

Helm Full Face dan Half Face

FULL FACE : Perlindungan yang diberikan Helm untuk jenis ini adalah seluruh bagian kepala, dari mulai permukaan wajah, seluruh bagian kepala belakang, dagu. Helm full face tidak memberikan proteksi optimal terhadap leher.

HALF FACE (3/4): Perlindungan yang diberikan Helm untuk jenis ini adalah hampir sama dengan helm Full Face, namun untuk tidak memberikan proteksi maksimal untuk bagian wajah dan dagu. Jika menggunakan helm jenis ini sebaiknya menggunakan Goggles atau kacamata jika helm tersebut tidak dilengkapi kaca pelindung.

Sekedar pandangan pribadi Bro, tetep ada batasan matching atau tidak jenis helm ini dengan tema penampilan kita. Motor dengan style klasik (retro), tidak macthing menggunakan helm full face. Kalo motor bergaya sport, maka helm full face sangat cocok. Akan tetap tidak bisa dipungkiri, helm full face memberikan perlindungan maksimal (tentunya tidak tergantung apapun type motor kita).

Menentukan Ukuran

Tips untuk memilih Ukuran Helm yang sesuai dengan ukuran kepala kitaMengukur Helm tidak bisa asal-asalan, Asal masuk kepala, ukuran sudah dianggap pas, sesuai kepala pemakai.

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih helm :

  1. Bagian dalam samping helm harus dirasakan menekan pipi, terasa agak kencang, tapi masih dalam batas kenyamanan pemakai.
  2. Gelengkan kepala ke kanan dan ke kiri, helm harus tetap mengikuti. Sedikit saja ada gerakan yang mengganggu, besar kemungkinan ukuran helm belum sip atau kebesaran.
  3. Pandangan kedepan usahakan tetap fokus saat helm dipakai. Tidak terganggu baik oleh bentuk helm, maupun tekanan yang ada dikepala. Tahan sekitar 30 detik. Kalau pelipis terasa sakit, maka helm itu kurang pas
  4. Dorong bagian helm ke atas, kalau sangat mudah lepas dan dapat dimiringkan melebihi 45 derajat, berarti helm terlalu longgar. Andai saja terpelanting saat dipakai, pasti pelindung kepala ini akan lepas.

Mengenai Konstruksi Helm

Berikut ini adalah syarat-syarat konstruksi utama HELM yang telah masuk dalam standard DOT. Mengapa DOT? Ah,..  tdk harus kok. Cuman, tdk ada salahnya juga kita acu karena DOT merupakan standar yang terpercaya.

  1. Outer shell atau Bagian Terluar.Outer shell biasanya terbuat dari fiberglass, molded plactic atau polycarbonate composite yang berguna untuk melindungi penetrasi ke kepala dari benda keras dan mengurangi impact energy akibat benturan.
  2. Impact-Absorbing Liner/Padding atau Permukaan luar helmYang biasanya terbuat dari bahan impact-absoring polystyrene. Bagian ini yang berfungsi meredam atau mengurangi impact dari outer shell ke bagian kepala yang ditimbulkan pada saat benturan.
  3. Comfort Linner atau bagian dalam helmBiasanya terbuat dari Soft Foam dan clotch layer yang akan bersentuhan langsung dengan bagian kepala.
  4. Retention System atau Tali PengikatTali pengikat ini akan menjaga Helm tetap menempel di kepala pada saat terjadinya benturan. Sehingga proteksi Helm dapat bekerja Bagian helm lain yang juga cukup penting adalah visor/ kaca pelindung yang berfungsi untuk memberikan proteksi terhadap mata dari penetrasi debu, pasir, kerikil, serangga.

Mengenai Standariasi Helm

  1. Snell
    Saat ini sertifikasi Snell dianggap sebagai tolok ukur kualitas helm. Snell memberikan standar tertinggi untuk pengujian helm. Snell mengeluarkan sertifikasi untuk produk-produk helm (segala macem helm ; helm sepeda, helm gokart, dll) yang beredar di pasar US.
  2. DOT (Department of Transportation) US
    Sebenarnya DOT tidak mengeluarkan List of Approved Product. Namun NHTSA (National Highway Traffic Safety Association, salah satu bagian dari DOT) memiliki list hasil test standard FVMSS 218 (standar DOT untuk helm) untuk setiap Fiscal Year. Merk yang lolos test DOT berhak mencantumkan sticker kecil DOT pada produknya. US DOT sendiri mengakui banyak sticker DOT.
  3. E2205 atau ECE 22-05 European Standard
    Semua helm yang dijual di Inggris harus lewat sertifikasi ini, atau standar yang lama BS 6658. Helm ECE 22-05 ditest oleh BSI (British Standard Institute). BSI 6658 dan ECE 22-05 termasuk standard tertinggi, dapat disamakan dengan Snell M-2000, dan dianggap lebih tinggi dari standard DOT maupun standar Eropa CE yang lebih tua lainnya. Sticker ECE 22-05 biasanya ada di bagian belakang helm, termasuk identitas batch number.
  4. SNI
    Merupakan standar nasional. Sudah mulai diketatkan pemberlaukannya. Sebagai warga negara yg baik dan kepercayaan kita kepada proses sertifikasi produk di negeri sendiri, selayaknya kita juga turut mendukung. SNI sebenarnya tidak ada masalah kok dengan standar lain, cuman sepertinya banyak produsen helm abal2 yg ngasal nyantumin SNI. Moga aja sekarang ndak lagi. Helm-helm favorit kita yg dulu dijual hanya dg DOT, kini jg mencantumkan SNI utk pasar Indonesia. jangankan produk dlm negeri, coba lihat ban Pulsar (aseli India), krn dijual di Indonesia, disitu tertera SNI. Ini adalah aturan dagang, Bro …

Referensi:

  • http://www.honda-tiger.or.id/forum/tips-memilih-helm-t19235.html
  • http://pulsarian.or.id/pulsarian/index.php?option=com_content&task=view&id=78
  • Any sources …


Related Posts

Incoming Search:

  • No search results for this post yet...